Sunday, 28 April 2019

Antony Joshua





      Antony Joshua merupakan sosok petinju tangguh yang saat ini tengah menguasai kelas berat. Joshua sendiri tercatat hingga saat masih memegang tiga gelar juara dunia mulai dari juara dunia versi IBF, IBO, serta  gelar juara dunia versi WBA. Selain kehebatannya dalam bertinju, sosok Joshua yang merupakan seorang muslim juga sering dianggap sebagai penerus petinju legendaris Mohammad Ali yang kebetulan juga seorang muslim.
       Joshua sendiri lahir di kota Watford Inggris tiga dekade yang lalu. Sebenarnya karir bertinju Joshua sudah dimulai sejak tahun 2007 di sejumlah kejuaraan amatir salah satunya ialah kejuaraan ABA Championship. Namun nama Joshua mulai dikenal saat ia sukses meraih medali emas di Olimpiade London 2012. Di partai final Olimpiade Joshua sukses menaklukan petinju asal Italia bernama Roberto Cammarelle.
       Setelah kurang lebih 6 tahun berkecimpung di tinju amatir, barulah pada 11 Juli 2013 Joshua secara resmi berkiprah di tinju profesional tepatnya di kelas berat. Di laga debut tinju profesionalnya Joshua langsung meraih kemenangan KO atas petinju Italia Emanuele Leo. Selang setahun Joshua kemudian sukses untuk pertama kali meraih gelar juara dunia kelas berat usai memukul KO lawannya Denis Bakhtov. Setelah gelar juara dunia pertamanya Joshua sukses menambah dua gelar juara dunia lainnya yakni gelar juara dunia versi IBF dan IBO. Meskipun sudah banyak meraih gelar juara dunia dan banyak juga meraih kemenangan KO, nama Joshua masih dipandang sebelah mata dikarenakan banyak orang yang menganggap lawan lawan yang dikalahkan Joshua selama ini hanya petinju petinju kurang terkenal. Namun anggapan itu sukses dipatahkan Joshua usai dia sukses mengalahkan petinju legendaris dari Ukraina yakni Wladimir Klitschko pada tahun 2017 yang lalu. Kala itu Joshua sukses mengalahkan Klitschko secara KO pada ronde 11. Pasca kemenangan bersejarah tersebut, nama Joshua mulai banyak diperbincangkan dan mulai diperhitungkan di kancah tinju kelas berat dunia. Tercatat hingga saat ini Joshua telah 19 kali meraih kemenangan dan yang hebatnya lagi semua kemenangan itu diraihnya melalui kemenangan KO. Dan demi menaikkan pamornya di dunia tinju, pada 1 Juni 2019 mendatang Joshua akan melakoni laga ke 20nya di Amerika Serikat tepatnya di MGM Arena, New York menghadapi petinju asal Amerika Serikat Jarrel Miller. Kita nantikan saja apakah Joshua mampu mempertahankan sabuk juara dunianya atau justru Miller mampu mampu mengejutkan Joshua? Kita tunggu saja nanti.
       Demikianlah pembahasan singkat kita kali ini tentang petinju yang sering dipanggil dengan sebutan AJ ini. Semoga saja Antony Joshua lebih berjaya lagi di waktu waktu mendatang dan setidaknya mampu mensejajarkan dirinya dengan dua sosok petinju legendaris asal Inggris lainnya yakni Lennox Lewis dan Frank Bruno.

Thursday, 25 April 2019

Michael Schumacher

 




      Michael Schumacher atau yang biasa dipanggil Schumi ini adalah pebalap mobil legendaris khususnya di ajang F1. Sepanjang karirnya di ajang tersebut Schumi tercatat sudah tujuh kali menjadi juara dunia, yangmana mayoritas gelar juaranya diraih saat mengendarai mobil berlambang kuda jingkrak Ferrari. Tak hanya gelar juara dunia F1, Schumi juga tercatat masih memegang rekor sebagai pebalap F1 dengan jumlah kemenangan seri terbanyak yakni sebanyak 91 kemenangan.
      Schumi lahir di Jerman pada 3 Januari 1969.  Schumi sudah berkecimpung di dunia balap mobil semenjak berusia 7 tahun tepatnya di ajang gokart dan telah meraih berbagai gelar di kejuaraan kejuaraan gokart. Setelah berkecimpung di berbagai balapan baik di ajang gokart maupun di ajang balapan lainnya, Schumi akhirnya memulai debutnya di ajang F1 pada tahun 1991 bersama tim Jordan. Schumi kala itu tampil di GP Belgia menggantikan pebalap utama tim Jordan saat itu Betrand Gachot yang tengah menjalani hukuman larangan mengikuti balapan. Dan balapan tersebut pun menjadi satu satunya balapan yang diikuti oleh Schumi di sepanjang tahun 1991.
       Pada tahun 1992 Schumi resmi pindah ke tim barunya yakni tim Benetton. Tak butuh waktu lama, Schumi pun langsung mendapat poin perdananya di ajang F1 saat melakoni debut balapan pertamanya bersama tim Benetton tepatnya di GP Italia. Dan di akhir musim 1992 Schumi sukses bertengger di posisi tiga klasemen akhir F1. Pada musim 1993 penampilan Schumi bila dibilang stabil, bahkan ia sukses meraih kemenangan seri perdananya tepatnya di GP Portugal. Dan pada akhir musim tersebut Schumi finis di peringkat empat klasemen akhir. Setelah menjalani dua musim yang cukup gemilang bersama tim Benetton, akhirnya pada musim 1994 dan 1995 Schumi sukses meraih gelar juara dunia F1 secara beruntun. Dengan dua gelar juara dunia tersebut, Schumi pun berhasil menepis segala keraguan banyak pihak dan seketika namanya pun mulai diperhitungkan.
       Pada musim 1996 Schumi memutuskan untuk pindah ke tim Ferrari yang di kemudian hari membawa dirinya menjadi pebalap tersukses di dunia F1. Namun kesuksesannya bersama Ferrari tidaklah diraih dengan mudah, hal itu dikarenakan pada empat musim pertamanya bersama Ferrari Schumi selalu gagal menjadi juara dunia. Kemudian barulah pada tahun 2000 Schumi akhirnya sukses kembali menjadi juara dunia F1. Setelah sukses di tahun 2000, Performa Schumi semakin menanjak dan mulai mendominasi ajang F1. Dominasi Schumi jelas terlihat dengan kesuksesannya meraih 4 gelar beruntun dari tahun 2001 sampai 2004. Namun kesuksesan Schumi terhenti pada tahun 2005. Dimana pada tahun tersebut performa Schumi menurun signifikan. Meskipun di akhir musim finis di peringkat tiga klasemen akhir, di sepanjang tahun tersebut Schumi hanya mampu memenangi satu seri saja yakni di GP Amerika Serikat. Pada tahun berikutnya yakni tahun 2006, performa Schumi mulai membaik. Namun sayang membaiknya performa Schumi tak cukup menghantarkan dirinya kembali menjadi juara dunia F1 dan harus merelakan gelar juara dunia F1 diraih oleh pebalap tim Renault Fernando Alonso. Dan pada akhir musim 2006 Schumi resmi memutuskan untuk pensiun dari ajang balapan F1.
       Selepas pensiun Schumi tetap mengabdikan hidupnya untuk dunia F1. Schumi sendiri ditunjuk sebagai duta dan konsultan F1. Namun masa pensiun Schumi tidak berlsngsung lama. Setelah pada tahun 2007 sempat balapan sekali di F1 menggantikan pebalap Ferrari Felipe Massa yang kala itu mengalami cedera, akhirnya Schumi resmi kembali balapan di ajang F1 pada tahun 2010 bersama tim Mercedez. Akan tetapi periode keduanya di ajang F1 tidak berjalan dengan mulus. Dimana selama berkarir bersama Mercedez dari tahun 2010 sampai 2012, Schumi tampil tidak terlalu baik dan pada tahun terakhirnya bersama Mercedez, Schumi hanya duduk di peringkat 13 klasemen akhir F1. Setelah gagal bersinar kembali bersama Mercedez, di akhir musim 2012 Schumi memutuskan untuk pensiun dari dunia balap F1 untuk yang kedua kalinya.
       Setelah pensiun dari F1, nama Schumi kembali menjadi sorotan usai dirinya mengalami kecelakaan parah di akhir tahun 2013. Saat itu Schumi tengah bermain ski bersama anaknya di pegunungan Alpen dan tiba tiba ia terjatuh. Saat terjatuh kepala Schumi tepat membentur batu dan ia pun mengalami koma. Setelah lima tahun koma, Schumi dikabarkan siuman dari komanya dan dikatakan oleh perwakilan keluarga kondisi Schumi saat ini mulai membaik.
       Demikianlah ulasan singkat kita kali ini mengenai sosok pebalap legendaris F1 bernama Michael Schumacher. Dan semoga saja Michael Schumacher lekas diberi kesembuhan agar bisa aktif kembali aamiin.

Saturday, 13 April 2019

Lionel Messi

  



      Lionel Messi adalah sosok pesepakbola bertalenta hebat bahkan namanya sering disebut sebagai titisan Maradona. Selain Maradona nama Messi pun kerap juga disandingkan dengan pesepak legendaris asal Brazil Pele. Pemain yang dijuluki la pulga atau si kutu ini sudah banyak meraih trofi terutama bersama klub asal Spanyol FC Barcelona. Tak hanya untuk klub Messi juga banyak meraih penghargaan individu diantaranya 5 kali meraih penghargaan Ballon D'or yang merupakan penghargaan paling bergengsi bagi pesepakbola dunia.
       Messi lahir di kota Rosario Argentina pada 24 Juni 1987. Messi memulai karir profesionalnya bersama klub Catalan FC Barcelona. Setelah beberapa tahun berkarir bersama tim junior FC Barcelona, akhirnya Messi mendapat kesempatan debut di tim senior FC Barcelona pada 16 Oktober 2004 saat Barcelona menghadapi Espanyol dalam lanjutan Liga Spanyol.
       Setelah laga debut Messi lambat laun mulai sering dimainkan sebagai pemain utama.. Nama Messi semakin banyak dikenal orang saat ia sukses mencetak hatrick ke gawang Real Madrid dalam lanjutan Liga Spanyol pada tahun 2007. Di musim 2008/2009 Messi mulai menjadi andalan utama Barcelona, dimana pada musim tersebut Messi tampil impresif dengan menjadi pencetak gol terbanyak untuk klubnya. Penampilan ciamik Messi pada musim tersebut semakin terasa sempurna setelah di akhir musim 2008/2009 Messi sukses menjuarai ajang Liga Spanyol dan ajang Liga Champions. Setelah menjalani musim indah tersebut, karir Messi bersama Barcelona terus meningkat secara signifikan dan semakin tak tergantikan sebagai juru gedor nomor sstu el barca. Hingga saat ini Messi masih menjadi andalan utama Barcelona. Meskipun banyak pemain bintang silih berganti muncul, nama Messi tetap tak tergantikan. Tercatat semenjak debutnya di tahun 2004 hingga sekarang, Messi telah menjuarai berbagai kejuaraan yang diikuti klubnya mulai dari 4 trofi Liga Champions, 8 trofi Liga Spanyol, 6 trofi Copa Del Rey, hingga 3 trofi Piala Dunia antar Klub.
       Selain berbagai trofi untuk Barcelona, Messi juga banyak meraih trofi individu. Seperti yang sebelumnya kita bahas Messi sukses 5 kali meraih gelar Ballon D'or sama seperti rivalnya Cristiano Ronaldo. Selain itu Messi juga sukaes menjadi top skor Liga Spanyol 5 kali serta sukses menjadi top skor Liga Champions 4 kali dan masih banyak lagi trofi trofi lainnya. Pemain yang bertinggi badan 170 cm ini juga dikenal sebagai pesepakbola pemecah rekor. Hal tersebut dikarenakan dirinya sukses memecahkan puluhan rekor. Rekor rekor tersebut diantaranya top skor sepanjang masa Barcelona, top skor sepanjang masa di ajang liga Champions, serta satu satunya pesepakbola yang pernah meraih gelar Ballon D'or 4 kali berturut turut.
       Berbeda dengan karirnya yang sangat hebat bersama Barcelona, justru di tim nasional Argentina karir Messi tidak terlalu impresif. Messi sendiri melakoni debut di skuat senior Argentina pada 17 Agustus saat menghadapi Hungaria pada laga persahabatan. Namun semenjak debut di tim nasional Argentina Messi hanya mampu memberikan satu gelar juara yakni medali emas Olimpiade Beijing 2008. Sebenarnya penampilan Messi secara individu bersama tim tango cukup baik, akan tetapi penampilan Messi yang baik tersebut tak mampu membawa Argentina mecapai kesuksesan besar kecuali di Olimpiade 2008. Di ajang Copa Amerika Messi hanya mampu menghantarkan Argentina menjadi runner up dua kall pada tahun 2007 dan 2015. Sementara untuk ajang Piala Dunia Messi hanya satu kali menghantarkan Argentina menjadi runner up pada tahun 2014, padahal di ajang tersebut Messi terpilih sebagai pemain terbaik. Meskipun tidak terlalu berprestasi di tim nasional Argentina, Messi tetaplah Messi, tak ada satu orang pun yang dapat membantah kehebatannya. Rakyat Argentina pun tetap mencintai Messi dan menganggap Messi sebagai pahlawan.
       Demikianlah pembahasan singkat kita mengenai sosok persepakbola terhebat yang pernah ada di muka bumi bernama Lionel Messi.

Saturday, 6 April 2019

Lebron James

   




      Lebron James adalah pebasket hebat yang berasal dari negeri paman sam Amerika Serikat. Kehebatan Lebron tak perlu diragukan lagi, berbagai penghargaan baik untuk individu atau klub sudah diterimanya mulai dari 3 gelar MVP NBA Allstars, 15 kali terpilh sebagsai NBA Allstars, hingga 2 medali emas di ajang Olimpiade. Berkat aksi hebatnya, Lebron yang lahir di Ohio Amerika Serikat 34 tahun lalu saat ini menjadi salah satu pebasket dunia berharga mahal dan juga masuk ke deretan atlet atlet terkaya di dunia bersama sejumlah atlet termasuk dua bintang sepakbola ternama Messi dan Ronaldo.
       Karir profesional Lebron di ajang NBA dimulai saat ia bergabung bersama klub Clevend Cavaliers melalui mekanisme NBA Draft pada musim 2003/2004. Musim pertama Lebron di NBA berlangsung sangat baik, dimama Lebron terpilih menjadi rookie of the year di penghujung musim pertamanya bersama Clevend. Musim musim berikutnya penampilan Lebron bisa dibilang terus mengalami peningkatan dan lambat laun menjadi pemain kunci bagi klubnya Clevend Cavaliers. Namun sayang sepanjang 7 musim berseragam Clevend, Lebron gagal memberikan gelar juara NBA bagi klubnya.
       Tak ingin karirnya jalan ditempat, pada musim 2010/2011 Lebron memutuskan untuk pindah ke klub lain yakni Miami Heat. Bersama Heat performa Lebron terus meningkat dan semakin impresif. Puncak karir Lebron bersama Heat terjadi saat dirinya menghantarkan klubnya meraih titel juara NBA dua musim beruntun pada musim 2011/2012 dan musim 2012/2013. Tak hanya itu saja berkat prestasi gemilang tersebut, pada musim yang sama Lebron juga dinobatkan sebagai MVP NBA. Setelah sukses bersama Miami Heat lebih kurang selama 4 tahun, pada awal musim 2014/2015 Lebron memutuskan untuk kembali ke klub lamanya Clevend Cavaliers. 
       Pada periode keduanya bersama Clevend Cavaliers, pencapaian prestasi Lebron baik secara individu maupun untuk klub lebih baik dibandingkan periode pertamanya bersama Clevend. Sepanjang 4 musim membela Clevend Cavaliers di periode kedua, Lebron sukses membawa klubnya 4 kali masuk babak final NBA yang salah satunya berujung dengan gelar juara tepatnya psda musim 2015/2016. Sementara untuk capaian individu Lebron terpilih sebagai MVP pada laga final NBA tahun 2016.
       Setelah menjalani masa masa indah bersama Clevend Cavaliers, pada awal musim ini tepatnya musim 2018/2019 Lebron memulai petualangan baru bersama klub legendaris yang tengah mengalami kemerosotan yakni LA Lakers. Namun sayang penampilan bagus Lebron ternyata tak mampu mengangkat performa klubnya  LA Lakers. Dimana pada musim ini yang masih berlangsung, LA Lakers sudah dipastikan gagal lolos ke babak playoff NBA. Akan tetapi dibalik kegagalan bersama Lakers, pada musim ini ia terpilih sebagai MVP NBA Allstars usai sukses mengungguli rivalnya saat ini Stephen Curry. Semoga saja pada musim depan Lebron mampu tampil lebih baik lagi dan membawa klubnya lebih berprestasi lagi.
         Selain tampil bagus di level klub, di level tim nasional penampilan Lebron tak kalah bagusnya. Dimana semenjak masuk tim nasional Amerika Serikat pada tahun 2004 lalu, Lebron menjadi bagian kesuksesan tim nasional Amerika meraih dua medali emas olimpiade Beijing 2008 dan olimpiade London 2012 serta sukses meraih medali perunggu kejuaraan bola basket dunia di Tokyo tahun 2006. Dan jelang Olimpiade Tokyo tahun depan, nama Lebron James menjadi salah satu kendidat utama untuk masuk ke skuat tim nasional bola basket Amerika Serikat.
       Tak hanya berprestasi di klub maupun tim nasional, nama Lebron James juga tercatat meraih berbagai rekor. Rekor rekor yang diraih Lebron antara lain, mulai dari menjadi pemain peraih poin terbanyak di putaran playoff melewati rekor michael Jordan, Pemain keempat dengan jumlah angka terbanyak sepanjang sejarah NBA, serta menjadi pemain keempat dengan jumlah menit bermain terbanyak sepanjang sejarah NBA.
       Demikianlah ulasan singkat kita kali ini tentang sosok pebasket hebat dunia yang dijuluki King James yaitu Lebron James.