Friday, 31 May 2019

Eden Hazard

 


      Eden Hazard adalah pesepakbola profesional berkebangsaan Belgia yang memiliki skill olah bola yang bisa dikatakan cukup komplit. Hazard sendiri memiliki kemampuan dribbling diatas rata rata serta juga memiliki passing yang akurat. Meskipun Hazard belum pernah dinominasikan menjadi pemain sepakbola terbaik di dunia, tapi saya berani mengatakan bahwa kemampuan Hazard layak disejajarkan dengan dua mega bintang di dunia sepakbola yakni Lioenel Messi dan Cristiano Ronaldo.
       Hazard lahir pada 7 Januari 1991 di kota La Louviere, Belgia. Sebelum memulai karir profesionalnya sebagai pesepakbola, Hazard terlebih dahulu berkarir sebagai pesepakbola junior selama kurang lebih 10 tahun. Selama berstatus pesepakbola junior, Hazard tercatat berkarir bersama 2 klub level junior yakni klub Royal Stade Brainois dan Tubize.
       Setelah itu barulah pada November 2007 Hazard memulai karirnya sebagai pesepakbola profesional bersama klub Liga Perancis Lille. Di musim debutnya Hazard langsung tampil maksimal dan berkat performa bagusnya tersebut, pada akhir musim debutnya Hazard dianugerahi penghargaan sebagai pemain muda terbaik Liga Perancis. Selapas itu musim demi musim performa Hazard semakin meningkat dan ia pun mulai menjadi pemain kunci bagi klubnya Lille. Prestasi tertinggi Hazard selama berseragam Lille terjadi pada musim 2010/2011. Dimana kala itu Hazard sukses memberi 2 trofi juara yaitu trofi juara Liga Perancis dan Piala Perancis. Selain itu di musim yang sama ia juga berhasil dianugerahi penghargaan sebagai pemain terbaik Liga Perancis. Berkat penampilan apiknya selama 5 musim berseragam Lille, pada jendela tranfer musim panas 2012 Hazard resmi pindah ke klub Liga Inggris Chelsea.
       Hazard mengawali debut kompetitifnya bersama Chelsea diajang FA Community Shield 2012, namun sayang di laga debutnya tersebut Chelsea harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor 2-3. Pasca melakoni debut tersebut, Hazard langsung menjadi pemain utama Chelsea. Kepercayaan yang diberikan oleh klub tak pernah disia siakan oleh Hazard. Selama berseragam Chelsea hingga saat ini, penampilan Hazard boleh dibilang selalu impresif dan konsisten. Dimana Hazard sangat rajin melepaskan umpan umpan akurat serta lumayan rajin juga dalam mencetak gol. Tercatat dari total pertandingan yang telah dilakoni Hazard di semua ajang, ia telah sukses mencetak lebih dari 70 gol. Untuk ukuran seorang gelandang sayap, torehan gol Hazard tersebut bisa dibilang sangat produktif. Selama 7 musim yang telah dilewati Hazard bersama The Blues, ia sukses menjadi bagian penting Chelsea dalam meraih 5 trofi juara. 5 trofi juara tersebut antara lain 2 trofi juara Liga Inggris, 1 trofi juara Piala Liga, serta 2 trofi Liga Europa yang salah satunya baru diraih kemarin.
      Dan untuk musim depan, nama Hazard santer diberitakan akan hijrah ke klub raksasa Spanyol Real Madrid. Akankah Hazard memilih untuk hijrah ke El Real ataukah ia akan tetap bertahan di Stampford Bridge?, kita nantikan saja nanti di akhir bursa tranfer pemain yang akan berakhir di bulan September mendatang. 
       Setalah kita bahas karir Hazard bersama klub, sekarang kita beralih ke pembahasan karir Hazard bersama tim nasional Belgia. Bersama tim nasional Belgia, Hazard mengawali debut internasionalnya pada 19 November 2008. Selama bersama tim nasional Belgia Hazard telah sukses menghantarkan Belgia tampil di Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2016, serta Piala Dunia 2018. Dan dari sejumlah turnamen tersebut, capaian terbaik Hazard bersama tim nasional Belgia terjadi di Piala Dunia 2018 lalu. Dimana diajang yang dihelat di Rusia tersebut, Hazard sukses menghantarkan Belgia meraih peringkat 3 turnamen dibawah Perancis dan Kroasia. Capaian tersebut pun menjadi capaian terbaik yang pernah dilakukan Belgia di sepanjang sejarah Piala Dunia. Selain capaian tersebut, selama membela tim nasional Belgia hingga sekarang, Hazard tercatat sudah memegang lebih dari 100 caps serta tercatat telah menorehkan lebih dari 25 gol. 
       Demikianlah pembahasan singkat kita mengenai sosok pesepakbola berbakat asal Belgia bernama Eden Hazard. Semoga bermanfaat.

Tuesday, 28 May 2019

Bernard Hopkins






      Bernard Hopkins adalah mantan petinju juara dunia asal Amerika Serikat. Hopkins yang memiliki fisik prima merupakan salah satu petinju berteknik tinggi dan petinju tersukses dalam 3 dekade terakhir.
       Hopkins sendiri lahir pada 15 Januari 1965, tepatnya di negara bagian Philadelphia, Amerika Serikat. Hopkins mengawali karir bertinjunya pada tahun 1988 tak lama pasca ia bebas dari penjara.
       Di sepanjang karir bertinjunya, Hopkins tercatat telah bertanding sebanyak 67 pertandingan dengan rincian 55 kali menang, 8 kali kalah, 2 kali imbang, serta 2 kali pertandingan lainnya berujung dengan hasil tanpa kontes. Dari sejumlah kemenangan yang diraih Hopkins, ada beberapa petinju besar yang sukses ditaklukannya. Sejumlah nama besar yang pernah dikalahkan oleh Hopkins antara lain yakni Oscar de la Hoya, Felix Trinidad, Roy Jones jr, Antonio Tarver, serta patinju berkebangsaan Jamaika Glen Johnson. Selain itu Hopkins juga tercatat telah 20 kali sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah dan Hopkins juga tercatat sebagai petinju tertua yang pernah menjadi juara dunia kelas menengah. Berkat rekor rekor tersebut, nama Hopkins diabadikan sebagai petinju terbaik dunia oleh majalah The Ring dan World Boxing Hall of Fame pada tahun 2001.
       Namun sayang, akhir karir bertinju Bernard Hopkins tidak berjalan mulus dimana pada pertandingan terakhirnya Hopkins mengalami kekalahan dari petinju asal Rusia Sergei Kovalev. Tapi apapun itu Bernard Hopkins tetaplah petinju hebat yang pernah dimiliki oleh Amerika Serikat dan namanya akan tetap dikenang oleh seluruh penggemar petinju sejati. Selain kehebatannya dalam bertinju, nama Hopkins juga dikenal sebagai sosok mualaf yang berdedikasi membela Islam salah satunya dibuktikan saat terjadinya peristiwa 11 September 2001. Dimana pasca kejadian tersebut kebenciaan terhadap umat Islam meningkat tajam. Di saat inilah Hopkins terang terangan membela Islam. Dalam salah satu momen, Hopkins ditanya oleh wartawan mengenai teroris dan ia pun langsung menjawab pertanyaan wartawan tersebut dengan tegas bahwa tidak semua umat Islam itu sama dengan teroris.
       Demikianlah pembahasan singkat kita tetang petinju berjulukan The Executioner atau sang algojo. Semoga pembahasan kita kali ini bermanfaat.

Friday, 24 May 2019

Zinadine Zidane

  




     Zinedine Zidane atau yang sering dipanggil Zizou adalah sosok pesepakbola legendaris yang saat ini sudah pensiun dan sekarang tengah berkarir sebagai pelatih klub Real Madrid. Semasa aktif sebagai pesepakbola, Zizou merupakan salah satu pemain tengah yang tangguh dan memiliki skill tinggi. Zizou pun dianggap sebagai salah satu pemain tengah atau playmaker hebat yang pernah ada.
       Zizou lahir pada 23 Juni 1972 di kota Marsielle, Perancis. Pemain berketurunan Aljazair ini memulai karir profesionalnya sebagai pesepakbola pada tahun 1989 bersama klub Cannes. Selama berkarir tiga musim bersama Cannes Zizou hanya mampu mencetak 6 gol saja. Pada akhir musim 1991/1992 Zizou memutuskan pindah ke klub Perancis lainnya yakni Bordeuax. Bersama Bordeuax, karir Zizou mulai menanjak dan menjadi salah satu pemain kunci bersama legenda Perancis lainnya  Bixente Lizarazu. Selama 4 musim bersama Bordeuax Zizou sukses mencetak 28 gol serta sukses membawa klubnya menjuarai ajang Piala Intertoto tahun 1995 dan menjadi runner up Piala Uefa pada tahun 1996.
       Setelah menjalani karir yang cukup baik bersama Bordeuax, Zizou resmi pindah ke klub raksasa Juventus. Bersama klub asal kota Turin ini, performa Zizou semakin berkembang pesat dan nama Zizou pun mulai dikenal seantero dunia. Bersama klub negeri pizza Juventus Zizou sukses meraih banyak gelar juara. Gelar gelar juara yang diraihnya antara lain dua gelar juara Liga Italia, satu gelar juara Supercopa Italia, satu gelar juara Piala Super Eropa, satu gelar juara Piala Interkontinental, dan satu gelar juara Piala Intertoto. Berkat penampilannya yang ciamik bersama Juventus, pada tahun 2001 Zizou direkrut oleh klub raksasa asal Spanyol Real Madrid. Saat itu Real Madrid harus mengeluarkan kocek sebesar 66 juta Euro untuk merekrut Zizou dari Juventus. Nilai tranfer tersebut sempat menjadikan Zizou sebagai pemain termahal di dunia sebelum pada akhirnya rekor tersebut dipatahkan oleh Cristiano Ronaldo pada tahun 2009.
       Bersama Real Madrid prestasi Zizou semakin meningkat dan bersinar terang. Tercatat selama berseragam el real, Zizou sukses meraih 7 trofi juara yang salah satunya ialah gelar juara Liga Champions pada tahun 2002. Selain menjadi gelar pertamanya di ajang Liga Champions, gelar Liga Champions tersebut semakin terasa istimewa bagi Zizou karena ia sukses mencetak gol penentu di laga final menghadapi Bayer Leverkusen. Setelah berkarir selama 5 musim bersama Real Madrid, akhirnya pada tahun 2006 Zizou memutuskan pensiun sebagai pesepakbola.
       Prestasi Zizou tak hanya di level klub saja, bersama timnas les bleus Perancis prestasi Zizou tak kalah mentereng dan ciamik. Zizou melakoni debut bersama timnas Perancis pada 17 Agustus 1994 yang saat itu tengah menghadapi Republik Ceko. Zizou kala itu masuk menggantikan Corentin Martins pada babak kedua. Setelah laga debutnya tersebut Zizou mulai rutin dipanggil timnas Perancis dan lambat laun mulai menjadi pemain inti. Kesuksesan terbesar Zizou bersama timnas Perancis terjadi saat ia sukses menjuarai ajang Piala Dunia 1998 dan disusul dengan gelar juara Piala Eropa tahun 2000. Berkat dua gelar juara tersebut Zizou dianugerahi gelar pemain terbaik dunia pada tahun 1998 dan 2000. Namun yang sangat disayangkan di akhir karirnya bersama timnas Perancis, Zizou mengalami kejadian yang ironis. Kejadian ironis tersebut terjadi di pertandingan final Piala Dunia 2006, kala itu Zizou mendapat kartu merah usai menanduk dada pemain timnas Italia Marco Materazzi. Tak hanya itu saja, di partai final tersebut Perancis mengalami kekalahan dari timnas Italia. Kekalahan timnas Perancis tersebut disebut sebut disebabkan karena kartu merah yang didapatkan oleh Zizou. Akan tetapi meskipun begitu, Zizou tetaplah pahlawan timnas Perancis dan sosoknya yang berkharisma akan selalu dikenang khususnya bagi masyarakat Perancis.
       Setelah lama pensiun, sosok Zizou kembali menjadi sorotan saat ia ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid. Meski sempat diragukan oleh banyak pengamat, Zizou mampu menunjukkan kemampuannya sebagai pelatih. Selama 2 tahun lebih melatih Real Madrid, Zizou sukses meraih gelar juara Liga Spanyol pada musim 2015/2016 serta menghantarkan Real Madrid menjuarai Ĺiga Champions tiga kali berturut turut dari tahun 2016 hingga 2018. Capaian di Liga Champions tersebut menjadikan Zizou sebagai pelatih pertama yang mampu menjuarai ajang Liga Champions tiga kali beruntun. Setelah pada awal musim 2018/2019 Zizou sempat mengundurkan diri sebagai pelatih Real Madrid, namun pada pertengahan musim 2018/2019 Zizou kembali menjadi pelatih Real Madrid menggantikan Solari yang sebelumnya telah dipecat oleh manajemen Real Madrid pimpinan Florentino Perez. Namun kehadirannya yang terlambat tak mampu mengangkat performa anak asuhnya yang pada akhirnya hanya mampu finish di peringkat 3 Liga Spanyol. Semoga saja pada musim 2019/2020 mendatang Zizou mampu kembali mengangkat prestasi klub yang ditanganinya menjadi lebih baik.
       Sekianlah pembahasan singkat kita tentang sosok pemain dan pelatih sepakbola hebat yang bernama lengkap Zinedine Yazid Zidane. Semoga bermanfaat.

Thursday, 9 May 2019

Khabib Nurmagomedov





       Khabib Nurmagomedov adalah salah satu dari sekian banyak petarung petarung tangguh yang berlaga di ajang tarung bebas UFC. Sebenarnya nama Khabib tidaklah terlalu populer dibandingkan petarung petarung UFC  yang lain. Nama Khabib sendiri mulai banyak diperbincangkan saat ia sukses mengalahkan petarung UFC yang sangat kontroversial Connor Mcgregor dan ditambah lagi kala itu terjadi insiden pasca petarungannya dengan Mcgregor yang sangat menghebohkan.
       Insiden yang terjadi kala itu bermula sesaat setelah laga Khabib menghadapi Mcgregor usai. Saat itu usai pertarungan selesai, Khabib tiba tiba memanjat keluar arena dan menyerang salah seorang penonton yang usut punya usut ternyata teman dari Mcgregor. Sontak saja kejadian tersebut membuat T- Mobile Arena menjadi riuh dan Khabib pun akhirnya diamankan oleh pihak keamanan. Menurut pengakuan Khabib ia melakukan hal tersebut karena terprovokasi oleh teman Mcgregor yang menghina kehormatannya. Tak hanya sampai disitu, kejadian di T- Mobile Arena semakin riuh karena dua teman Khabib masuk ke arena petarungan dan menyerang Mcgregor. Akibat kejadian itu pemberian sabuk juara kepada Khabib pun sempat tertunda. Tak hanya itu saja Khabib pun dijatuhi hukuman oleh komisi atletik Nevada (NAC) berupa denda 500 ribu US Dollar dan dilarang bertarung selama 9 bulan. Terlepas dari kejadian diatas, Khabib teteplah petarung tangguh yang saat ini masih memegang rekor tak terkalahkan paling banyak sepanjang sejarah UFC.
       Khabib sendiri lahir pada tanggal 20 September 1988 di Rusia. Khabib mengawali debutnya di UFC pada 20 Januari 2012 dan dilaga debutnya tersebut, Khabib sukses mengalahkan Kamal Shalorus. Setelah laga debutnya yang sukses, Khabib meraih 25 kemenangan lainnya secara berturut turut. Setelah 26 kali menang, barulah pada 6 Oktober 2012 Khabib menghadapi Mcgregor di T- Mobile Arena, Las Vegas. Laga tersebut pada akhirnya berhasil dimenangkan Khabib usai Mcgregor take out atau menyerah pada ronde keempat dan kemenangan tersebut pun menjadi kemenangan ke 27 yang diraih oleh Khabib Nurmagomedov.
       Demikianlah ulasan singkat kita kali ini mengenai sosok petarung muslim pertama yang sukses meraih gelar juara dunia di ajang UFC bernama Khabib Nurmagomedov. Semoga bermanfaat.

Wednesday, 8 May 2019

Zlatan Ibrahimovic





      Zlatan Ibrahimovic adalah sosok pesepakbola handal yang memiliki teknik olah bola di atas rata rata. Selain dikenal hebat dalam olah bola, Zlatan juga dikenal sebagai pesepakbola yang suka gonta ganti klub, tercatat hingga saat ini Zlatan sudah pernah membela sebanyak 9 klub dari 5 negara berbeda.
       Zlatan lahir di kota Malmo, Swedia pada tanggal 3 Oktober 1981. Zlatan mengawali karir profesionalnya di dunia sepakbola bersama klub tanah kelahirannya yakni Malmo FF pada tahun 1999. Setelah dua musim di klub tanah kelahirannya tersebut, Zlatan memutuskan untuk pindah ke klub ternama negeri kincir angin yakni Ajax Amsterdam. Bersama Ajax, Zlatan tampil cukup apik dan sukses memberi klubnya 4 trofi termasuk 2 trofi juara Liga Belanda. Berkat prestasinya yang cukup baik selama 3 tahun di Ajax, Zlatan pun dipinang oleh klub raksasa Italia Juventus pada tahun 2004. Namun sayang meski penampilannya secara individu cukup bagus, nama Zlatan masih kalah bersaing dengan striker hebat Juve kala itu bernama David Trezequet dan Allesandro Del Piero. Tak mau karirnya jalan di tempat, pada akhir musim 2005/2006 Zlatan pun memutuskan untuk hengkang ke klub Italia lainnya yakni Inter Milan. Bersama Inter barulah Zlatan menjadi ujung tombak utama dan bersama Inter juga nama Zlatan mulai sangat popoler. Selama kurang lebih 3 musim berkarir bersama Inter, Zlatan sukses meraih 3 gelar juara Serie A atau Liga Italia yang diraihnya secara beruntun.
       Setelah sukses bersama Inter, pada tahun 2009 Zlatan memutuskan untuk pindah ke klub Spanyol FC Barcelona. Namun bersama Barcelona, penampilan Zlatan tidak terlalu istimewa dan ia selalu berada dibawah bayang bayang pemain el barca lainnya Lionel Messi. Selain kalah pamor dari Messi, konfliknya dengan juru taktik Barcelona saat itu Pep Guardiola akhirnya membuat Zlatan hanya bertahan semusim saja di Nou Camp dan resmi hengkang ke klub Italia AC Milan. Bersama AC Milan performa Zlatan bisa dibilang cukup luar biasa dan ketajamannya meningkat dibanding saat di Barcelona. Dalam 2 musim berseragam rosoneri Zlatan sukses merengkuh 2 trofi salah satunya ialah trofi juara Serie A. Usai tampil apik bersama AC Milan, pada tahun 2012 Zlatan hijrah ke klub kaya raya Perancis Paris Saint Germain atau yang sering juga disingkat dengan nama PSG. Bersama klub Perancis ini, performa Zlatan semakin tajam dan semakin luar biasa. Alhasil selama 3 tahun berseragam PSG, Zlatan sukses meraih 9 trofi juara termasuk 3 trofi juara Liga Perancis yang diraihnya secara berturut turut. Tak hanya itu saja, gelontoran 113 golnya selama membela PSG menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSG melampau rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda PSG bernama Pauleta. Setelah menjalani masa masa indah bersama PSG, Zlatan memutuskan untuk pindah ke klub asal Inggris Manchestet United pada tahun 2016 dengan status bebas tranfer. Selama bermain bersama United, Zlatan tampil cukup bagus dengan koleksi 17 gol dan menghantarkan klubnya menjuarai 3 trofi yakni 1 trofi Liga Europa, 1 trofi Capitol One Cup, serta 1 trofi FA Community Shield. Namun karirnya bersama setan merah tidak berlangsung lama karena pada tengah musim 2017/2018 Zlatan pindah ke klub Amerika Serikat yakni La Galaxy. Hingga saat ini Zlatan masih membela klub La Galaxy dan meski Zlatan sudah tidak muda lagi penampilannya masih cukup bagus.
       Meski sukses merengkuh banyak trofi juara di banyak klub, performa Zlatan justru tidak terlalu bagus saat berseragam tim nasional Swedia. Bersama tim nasional  Swedia Zlatan telah tampil di 2 Piala Dunia dan 4 Piala Eropa, namun dari turnamen turnamen tersebut Zlatan gagal meraih satu pun trofi juara. Dan pasca tampil di Piala Eropa 2016, Zlatan memutuskan untuk pensiun dari tim nasional Swedia. Akan tetapi meski gagal bersama tim nasional Swedia, nama Zlatan bagi rakyat Swedia tetaplah harum dan tidak akan terlupakan dalam sejarah sepakbola Swedia.
       Demikianlah pembahasan singkat kita tentang sosok pesepakbola yang pernah meraih penghargaan Puskas Awards pada tahun 2013 yakni Zlatan Ibrahimovic. Semoga bermanfaat.
       

Tuesday, 7 May 2019

Susi Susanti



       


       Susi Susanti adalah sosok ratu bulutangkis dunia yang namanya melegenda sampai saat ini. Susi Susanti dikenal sebagai pebulutangkis ulet dan memiliki teknik bermain bulutangkis di atas rata rata. Di tanah kelahirannya Indonesia, nama Susi tak hanya dianggap sebagai pebulutangkis hebat saja melainkan juga sebagai pahlawan bangsa. Selama Susi berkarir di dunia bulutangkis, sudah puluhan trofi ia menangkan termasuk medali emas olimpiade tahun 1992.
       Susi Susanti lahir di kota Tasikmalaya, Jawa Barat 48 tahun yang lalu. Setelah menjalani beberapa tahun sebagai pebulutangkis junior, Susi akhirnya mengawali debut profesionalnya di dunia bulutangkis pada tahun 1989. Hebatnya di tahun perdananya berkarir di dunia bulutangkis profesional Susi langsung meraih trofi di ajang yang cukup bergengsi yakni ajang Indonesia Open.
       Setelah menjuarai trofi Indonesia Open, perkembangan karir Susi terus meningkat pesat. Berbagai trofi frofi lainnya sukses diraih Susi termasuk gelar paling bergengsi All England. Dari sekian gelar yang diraihnya, mungkin gelar Olimpiade 1992 di Barcelona merupakan gelar yang paling istimewa bagi Susi. Bagaimana tidak, gelar yang diraihnya ini menjadikan dirinya sebagai orang Indonesia pertama yang sukses meraih medali emas Olimpiade. Tak hanya itu saja, gelar di ajang tersebut semakin terasa istimewa karena di ajang yang sama pebulutangkis putra Alan Budi Kusuma yang kelak menjadi suaminya juga sukses meraih medali emas untuk kategori putra. Tercatat hingga akhir karirnya di dunia bulutangkis Susi sukses meraih 4 gelar All England (1990, 1992, 1993, dan 1994), 7 gelar Indonesia Open (1989, 1990, 1991, 1994, 1995, 1996, dan 1997), gelar juara dunia 1993, medali emas Olimpiade 1992, medali perunggu Asian Games 1990 dan 1994, serta puluhan gelar lainnya.
       Prestasi bagus Susi di sektor individu ternyata menular juga di sektor beregu. Di sektor beregu Susi sukses menghantarkan tim beregu Indonesia menjadi juara di ajang Piala Sudirman tahun 1989, 2 kali juara Piala Uber, serta 5 kali juara beregu putri di ajang Sea Games.
       Dengan berbagai gelar juara yang telah diraihnya, Susi Susanti mendapat peghargaan Bintang Tanda Jasa dari pemerintah Indonesia serta mendapat penghargaan Hall of Fame dari federasi bulutangkis dunia.
       Demikianlah pembahasan singkat kita tentang sosok pebulutangkis  berzodiak Aquarius ini bernama Susi Susanti. Semoga bermanfaat.