Saturday, 29 June 2019

Antonio Cairoli

  



      Antonio Cairoli adalah sosok legenda hidup di dunia balap motorcross. Di dunia balap motorcross, Cairoli telah sukses meraih 9 gelar juara dunia. Berkat prestasi tersebut nama Cairoli sering disejajarkan dengan legenda Moto GP Valentino Rossi.
       Cairoli lahir di kota Patti, Italia pada 23 September 1985. Cairoli mengawali debut balapannya di dunia motorcross pada tahun 2002 melalui kelas MX2 bersama tim pabrikan asal Jepang Yamaha. Setelah menjalani tiga tahun karirnya di ajang MX2 tanpa gelar juara dunia, barulah pada tahun 2005 Cairoli sukses menyabet gelar juara dunia. Gelar juara dunia pertama Cairoli diraih usai dirinya sukses memimpin klasemen pembalap dengan raihan 12 kemenangan seri. Setelah gagal juara pada tahun 2006,  pada tahun 2007 Cairoli kembali sukses menyabet gelar juara dunia MX2. Berbeda dari sebelumnya ketika Cairoli meraih gelar juara dunia pertamanya, di tahun 2007 ini Cairoli tampil sangat mendominasi usai sukses memenangi 23 balapan di sepanjang musim. Namun sayang performa menakutkan Cairoli seolah sirna pada musim 2008, dimana saat itu ia hanya mampu memenangi 8 balapan saja dan harus puas bertengger di posisi keenam klasemen akhir pembalap.
       Meski performa Cairoli anjlok pada tahun 2008, Cairoli tetap percaya diri untuk naik ke kelas MX1 pada tahun 2009. Keputusan yang diambil Cairoli ternyata sangat tepat, dimana pada tahun tersebut Cairoli langsung sukses menjadi juara dunia MX1 untuk pertama kali bersama tim Yamaha. Pada tahun 2010 Cairoli memutuskan untuk pindah ke tim baru KTM. Meski pindah ke tim baru, performa Cairoli tidak menurun sedikitpun dan bahkan ia kembali sukses keluar sebagai juara dunia MX1 untuk kali kedua. Performa apik Cairoli terus berlanjut hingga tiga tahun berikutnya. Dari kurun waktu 2011 sampai 2013 tersebut Cairoli sukses keluar menjadi juara dunia MX1 secara beruntun.
       Setelah meraih gelar juara MX1 lima kali berturut turut. Pada tahun 2014 Cairoli kembali naik kelas menuju kelas MXGP yang merupakan kelas tertinggi dan paling bergengsi di dunia balap motorcross. Musim pertama Cairoli di kelas MXGP langsung berjalan luar biasa. Dimana pada tahun tersebut Cairoli sukses keluar sebagai juara dunia. Namun performa apik Cairoli mengalami penurunan pada dua tahun berikutnya. Dimana pada tahun 2015 Cairoli bercokol di rangking 7 klasemen pembalap, sementara pada tahun 2016 Cairoli hanya mampu menjadi runner up. Setelah mengalami masa sulit pada tahun 2015 dan 2016, di tahun 2017 Cairoli akhirnya sukses kembali menjadi juara dunia MXGP untuk kedua kalinya. Pada tahun 2018 Cairoli kembali gagal juara usai hanya menjadi runner dibawah rekan satu timnya Jeffrey Herlings, Cairoli gagal juara setelah teringgal 151 poin dari pembalap berkebangsaan Belanda tersebut. Setelah gagal juara pada tahun 2018, Cairoli kembali menjajal peruntungannya pada ajang MXGP musim 2019 yang masih berlangsug sampai sekarang. Untuk sementara Cairoli tengah memimpin klasemen sementara pembalap MXGP 2019 dengan mengumpulkan 147 poin atau unggul 22 poin atas pesaing terdekatnya Tim Gajser. Mampukah di akhir musim 2019 nanti Cairoli meraih gelar juara dunia kesepuluhnya?, kita lihat saja nanti.
       Demikianlah akhir dari pembahasan kita kali ini tentang sosok legenda hidup di dunia balap motorcross bernama Antonio Cairoli. Semoga bermanfaat.

Lewis Hamilton








     Lewis Hamilton merupakan sosok pembalap Formula 1 yang tangguh dan hebat. Lewis sendiri sudah sukses menjuarai ajang Formula 1 sebanyak lima kali termasuk dua gelar juara dunia yang diraihnya dalam dua tahun terakhir. Selain itu Lewis juga merupakan pembalap kulit hitam pertama sepanjang sejarah Formula 1.
       Lewis lahir pada 7 Januari 1985 di kota Stevenage, Britania Raya. Lewis memulai karirnya di Formula 1 pada tahun 2007 bersama tim McLaren. Pada musim debutnya Lewis langsung tampil impresif, dimana pada sepanjang musim 2007 Lewis sukses 12 kali naik podium yang 4 diantaranya berujung podium satu. Dengan capaian tersebut Lewis sukses menduduki rangking dua pada klasemen akhir pembalap.
       Setelah menjalani musim debut yang sangat baik, pada musim kedua Lewis akhirnya sukses menjadi juara dunia Formula 1. Kala itu Lewis sukses menjadi juara dunia usai dirinya unggul satu poin atas Felipe Massa di klasemen akhir pembalap. Akan tetapi performa bagus yang ditunjukkan oleh Lewis di dua musim perdana tidak berlanjut. Dimana dari musim 2009 sampai 2012, Lewis gagal menjadi juara bahkan dalam kurun waktu tersebut Lewis selalu berada di luar tiga besar klasemen akhir pembalap. Tak mau karirnya jalan ditempat, pada musim 2013 Lewis memutuskan untuk pindah ke tim lain yakni Mercedez menggantikan posisi Michael Schumacher yang pensiun.
       Namun musim perdana Lewis bersama Mercedez tidak berjalan mudah dan pada musim tersebut Lewis hanya mampu satu kali meraih kemenangan seri dan hanya mampu mengumpulkan 189 poin. Alhasil dengan capaiannya tersebut Lewis kembali gagal menjadi juara dunia dan hanya finish di rangking 4 klasemen akhir pembalap.
       Meski begitu Lewis tak patah arang dan terus meningkatkan performanya. Semangat tak pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Lewis akhirnya membuahkan hasil pada musim 2014. Pada musim tersebut Lewis sukses tampil mendominasi di sepanjang musim dan Lewis pun kembali sukses menjadi juara dunia Formula 1. Setelah sukses menjadi juara Formula 1 pada tahun 2014, pada musim berikutnya yakni musim 2015 Lewis kembali keluar sebagai juara dunia Formula 1 untuk ketiga kalinya. Pada saat itu Lewis sukses juara usai dirinya mampu memenangi 10 balapan seri dan sukses mengumpulkan 381 poin di klasemen akhir pembalap.
       Namun pada musim 2016 dominasi Lewis menurun. Akibat dari penurunan tersebut Lewis gagal mempertahankan gelar juara dunianya. Kala itu Lewis harus rela memberikan gelar juara dunia kepada rekan setimnya Nico Rosberg usai kalah poin di klasemen akhir pembalap. Namun tak butuh waktu lama, pada musim 2017 Lewis kembali tampil apik dan kembali mendominasi balapan. Dengan performa apiknya tersebut Lewis kembali meraih gelar juara dunia Formula 1. Dan dominasi Lewis di ajang Formula 1 kembali berlanjut pada musim 2018 usai dirinya kembali sukses keluar sebagai juara Formula 1 untuk kali kelima usai mengungguli pembalap Ferarri Sebastian Vettel di akhir musim. Dominasi Lewis ternyata terus berlanjut pada musim 2019 ini. Sampai saat ini Lewis untuk sementara masih memimpin klasemen pembalap mengungguli dua pesaing utamanya yakni Valteri Bottas dan Sebastian Vettel. Mampukah Lewis meraih gelar juara dunia keenamnya musim ini?, kita tunggu saja pada akhir musim nanti.
       Demikianlah ulasan singkat kita kali ini tentang sosok juara dunia lima kali Formula 1 bernama Lewis Hamilton. Semoga bermanfaat.

Monday, 17 June 2019

Nicky Hayden

  




    Nicky Hayden adalah mantan pembalap Moto GP dan Superbike kelahiran Amerika Serikat. Di ajang Moto GP Hayden pernah menjadi juara dunia kelas utama pada tahun 2006. Namun sayang pembalap berjulukan Kentucky Kid ini meninggal dunia pada 17 Mei 2017 atau dua tahun lalu saat masih aktif di ajang Superbike.
       Hayden lahir di kota Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat pada 30 Juli 1981. Dari kecil Hayden memang sering mengikuti balapan balapan menghadapi lawan yang dua hingga tiga tahun lebih tua darinya. Pada tahun 1999 Hayden sukses menjuarai ajang balapan AMA Supersport dan kemudian disusul pada tahun 2001 menjuarai ajang balapan AMA Superbike.
       Berkat prestasinya di ajang AMA Superbike, pada tahun 2003 Hayden dikontrak tim Repsol Honda untuk tampil di kelas utama ajang Moto GP. Musim perdana Hayden di ajang Moto GP berjalan sangat baik. Dimana pada musim tersebut Hayden sukses finish di peringkat kelima klasemen akhir pembalap. Berkat capaiannya tersebut, Hayden sukses mendapat gelar Rookie of the Year. Sempat menurun pada tahun 2004, performa Hayden kembali meningkat pada tahun 2005 usai dirinya sukses finish di peringkat ketiga klasemen akhir pembalap di bawah Valentino Rossi dan Marco Melandri.
      Puncak karir Hayden di ajang Moto GP terjadi pada tahun 2006. Pada tahun tersebut Hayden sukses menjadi juara dunia kelas utama Moto GP usai berhasil unggul tipis 8 poin atas mantan rekan setimnya Valentino Rossi di klasemen akhir pembalap. Namun sayang pada tahun 2007 dan 2008 performa Hayden mengalami penurunan dan bahkan dirinya kalah bersaing dengan rekan setimnya sendiri kala itu Dani Pedrosa. Untuk mengembalikan performa bagusnya, pada tahun 2009 Hayden memutuskan pindah ke tim asal Italia Ducati.
       Akan tetapi musim pertama Hayden bersama tim Ducati berjalan sangat buruk bahkan ia hanya mampu menempati posisi 13 di klasemen akhir pembalap. Dan pada musim musim berikutnya performa Hayden memang mulai membaik akan tetepi performa baiknya bersama Ducati tetap saja tak mampu membawa dirinya menjadi juara dunia dan jangankan untuk juara dunia, masuk lima besar klasemen pembalap pun tak mampu dilakukan oleh Hayden. Tak mau karirnya terus mengalami stagnasi, akhirnya pada tahun 2014 Hayden memutuskan pindah ke tim Aspar Honda. Namun saat bergabung dengan tim Aspar Honda justru performa Hayden semakin menurun.
       Melihat performanya yang tidak kunjung membaik di ajang Moto GP, pada tahun 2016 Hayden memutuskan untuk hijrah ke kompetisi balapan lain yakni ajang Superbike World Championship. Di ajang tersebut Hayden bergabung bersama tim Honda. Musim pertama Hayden di ajang Superbike berjalan lumayan bagus dimana dirinya sukses bertengger di peringkat kelima klasemen akhir pembalap. Pada musim keduanya di ajang Superbike performa Hayden bisa dibilang stabil bahkan di tengah tengah karirnya di ajang Superbike, Hayden beberapa kali dipercaya sebagai pembalap pengganti di ajang Moto GP yang salah satunya terjadi saat ia menggantikan Dani Pedrosa yang sedang cedera di balapan Phillip Island tahun 2017. Namun karir Hayden di ajang Superbike 2017 tidak berlangsung sampai akhir musim dikarenakan pada tengah musim Hayden dinyatakan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut tarjadi saat Hayden sedang berlatih sepeda di Rimini, Italia usai tampil di sirkuit Imola, Italia pada ajang Superbike beberapa hari sebelumnya. Hayden yang kala itu sedang mengendarai sepeda tiba tiba ditabrak oleh sebuah mobil yang menyebabkan Hayden terlempar dan terjatuh dari sepedanya dengan posisi kepala membetur jalan. Hayden yang sempat dirawat di rumah sakit akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 17 Mei 2017. Dan kejadian tersebut terpaksa harus mengakhiri karir membalap Hayden untuk selama lamanya.
       Demikianlah pembahasan singkat kita kali ini tentang pembalap motor asal Amerika Serikat Nicky Hayden. Semoga bermanfaat.

Wednesday, 12 June 2019

Niki Lauda





      Niki Lauda adalah sosok legendaris di dunia balap jet darat atau Formula 1. Niki sendiri tercatat sudah 3 kali menjuarai ajang Formula 1 yakni pada tahun 1975, 1977, dan 1984. Namun sayang sosok legenda ini baru saja meniggal dunia beberapa pekan lalu tepat 6 hari sebelum balapan Formula 1 seri Monte Carlo, Monaco.
       Niki lahir di kota Wina, Austria pada 22 Febuari tahun 1949. Niki mengawali karirnya di ajang Formula 1 pada tahun 1974 setelah sebelumnya sempat berkarir selama 3 tahun di ajang Formula 2. Di musim debutnya berkiprah di dunia balap Formula 1 bersama tim Ferrari, Niki sukses meraih 1 kemenangan seri di Spanyol dan pada akhir musim debutnya Niki berhasil menempati peringkat keempat di klasemen akhir pembalap.
       Setelah menjalani musim debutnya yang cukup baik pada tahun 1974, pada musim keduanya yakni pada tahun 1975 Niki sukses menjadi juara dunia Formula 1. Niki sukses meraih gelar juara dunia pertamanya setelah di klasemen akhir ia meraih 64,5 poin. Selepas itu Niki kembali menjadi juara dunia Formula 1 pada tahun 1977 setelah sebelumnya pada tahun 1976 hanya menjadi runner up dibawah saingannya kala itu James Hunt. Namun sayang setelah juara pada tahun 1977, Niki gagal juara lagi hingga ia pensiun pada tahun 1979.
       Setelah 2 tahun pensiun, Niki memutuskan untuk kembali berkarir di ajang Formula 1 pada tahun 1982 bersama tim McLaren. Bersama tim asal Inggris ini Niki kembali meraih gelar juara dunia Formula 1 untuk kali ketiga pada tahun 1984. Gelar juara dunia ketiga Niki diraihnya setelah di klasemen akhir pembalap unggul 0,5 poin dari rekan setimnya kala itu Alain Prost. Kemudian setelah itu tepatnya pada tahun 1985 Niki memutuskan untuk pensiun permanen dari ajang Formula 1.
       Setelah pensiun Niki memutuskan beralih profesi sebagai pengusaha. Tercatat Niki memiliki 3 perusahaan penerbangan salah satunya adalah Lauda Air. Selain itu hingga menjelang kematiannya Niki masih menjabat sebagai ketua non eksekutif tim Formula 1 Mercedez- AMG Petronas Motorsport serta ia juga masih memiliki 10% saham dari tim asal Jerman tersebut.
      Niki sendiri dinyatakan meninggal pada 20 Mei 2019 di rumah sakit Universitas Zurich, Swiss. Niki meninggal di usia 70 tahun akibat penyakit ginjal yang sudah lama diidapnya. Semoga saja Niki mendapat tempat terbaik di sisi tuhan yang maha esa.
       Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai sosok pembalap Formula 1 yang melegenda yang bernama lengkap Andreas Nikolaus Lauda. Semoga bermanfaat.