Nicky Hayden adalah mantan pembalap Moto GP dan Superbike kelahiran Amerika Serikat. Di ajang Moto GP Hayden pernah menjadi juara dunia kelas utama pada tahun 2006. Namun sayang pembalap berjulukan Kentucky Kid ini meninggal dunia pada 17 Mei 2017 atau dua tahun lalu saat masih aktif di ajang Superbike.
Hayden lahir di kota Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat pada 30 Juli 1981. Dari kecil Hayden memang sering mengikuti balapan balapan menghadapi lawan yang dua hingga tiga tahun lebih tua darinya. Pada tahun 1999 Hayden sukses menjuarai ajang balapan AMA Supersport dan kemudian disusul pada tahun 2001 menjuarai ajang balapan AMA Superbike.
Berkat prestasinya di ajang AMA Superbike, pada tahun 2003 Hayden dikontrak tim Repsol Honda untuk tampil di kelas utama ajang Moto GP. Musim perdana Hayden di ajang Moto GP berjalan sangat baik. Dimana pada musim tersebut Hayden sukses finish di peringkat kelima klasemen akhir pembalap. Berkat capaiannya tersebut, Hayden sukses mendapat gelar Rookie of the Year. Sempat menurun pada tahun 2004, performa Hayden kembali meningkat pada tahun 2005 usai dirinya sukses finish di peringkat ketiga klasemen akhir pembalap di bawah Valentino Rossi dan Marco Melandri.
Puncak karir Hayden di ajang Moto GP terjadi pada tahun 2006. Pada tahun tersebut Hayden sukses menjadi juara dunia kelas utama Moto GP usai berhasil unggul tipis 8 poin atas mantan rekan setimnya Valentino Rossi di klasemen akhir pembalap. Namun sayang pada tahun 2007 dan 2008 performa Hayden mengalami penurunan dan bahkan dirinya kalah bersaing dengan rekan setimnya sendiri kala itu Dani Pedrosa. Untuk mengembalikan performa bagusnya, pada tahun 2009 Hayden memutuskan pindah ke tim asal Italia Ducati.
Akan tetapi musim pertama Hayden bersama tim Ducati berjalan sangat buruk bahkan ia hanya mampu menempati posisi 13 di klasemen akhir pembalap. Dan pada musim musim berikutnya performa Hayden memang mulai membaik akan tetepi performa baiknya bersama Ducati tetap saja tak mampu membawa dirinya menjadi juara dunia dan jangankan untuk juara dunia, masuk lima besar klasemen pembalap pun tak mampu dilakukan oleh Hayden. Tak mau karirnya terus mengalami stagnasi, akhirnya pada tahun 2014 Hayden memutuskan pindah ke tim Aspar Honda. Namun saat bergabung dengan tim Aspar Honda justru performa Hayden semakin menurun.
Melihat performanya yang tidak kunjung membaik di ajang Moto GP, pada tahun 2016 Hayden memutuskan untuk hijrah ke kompetisi balapan lain yakni ajang Superbike World Championship. Di ajang tersebut Hayden bergabung bersama tim Honda. Musim pertama Hayden di ajang Superbike berjalan lumayan bagus dimana dirinya sukses bertengger di peringkat kelima klasemen akhir pembalap. Pada musim keduanya di ajang Superbike performa Hayden bisa dibilang stabil bahkan di tengah tengah karirnya di ajang Superbike, Hayden beberapa kali dipercaya sebagai pembalap pengganti di ajang Moto GP yang salah satunya terjadi saat ia menggantikan Dani Pedrosa yang sedang cedera di balapan Phillip Island tahun 2017. Namun karir Hayden di ajang Superbike 2017 tidak berlangsung sampai akhir musim dikarenakan pada tengah musim Hayden dinyatakan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut tarjadi saat Hayden sedang berlatih sepeda di Rimini, Italia usai tampil di sirkuit Imola, Italia pada ajang Superbike beberapa hari sebelumnya. Hayden yang kala itu sedang mengendarai sepeda tiba tiba ditabrak oleh sebuah mobil yang menyebabkan Hayden terlempar dan terjatuh dari sepedanya dengan posisi kepala membetur jalan. Hayden yang sempat dirawat di rumah sakit akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 17 Mei 2017. Dan kejadian tersebut terpaksa harus mengakhiri karir membalap Hayden untuk selama lamanya.
Demikianlah pembahasan singkat kita kali ini tentang pembalap motor asal Amerika Serikat Nicky Hayden. Semoga bermanfaat.

No comments:
Post a Comment