Tuesday, 28 May 2019

Bernard Hopkins






      Bernard Hopkins adalah mantan petinju juara dunia asal Amerika Serikat. Hopkins yang memiliki fisik prima merupakan salah satu petinju berteknik tinggi dan petinju tersukses dalam 3 dekade terakhir.
       Hopkins sendiri lahir pada 15 Januari 1965, tepatnya di negara bagian Philadelphia, Amerika Serikat. Hopkins mengawali karir bertinjunya pada tahun 1988 tak lama pasca ia bebas dari penjara.
       Di sepanjang karir bertinjunya, Hopkins tercatat telah bertanding sebanyak 67 pertandingan dengan rincian 55 kali menang, 8 kali kalah, 2 kali imbang, serta 2 kali pertandingan lainnya berujung dengan hasil tanpa kontes. Dari sejumlah kemenangan yang diraih Hopkins, ada beberapa petinju besar yang sukses ditaklukannya. Sejumlah nama besar yang pernah dikalahkan oleh Hopkins antara lain yakni Oscar de la Hoya, Felix Trinidad, Roy Jones jr, Antonio Tarver, serta patinju berkebangsaan Jamaika Glen Johnson. Selain itu Hopkins juga tercatat telah 20 kali sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah dan Hopkins juga tercatat sebagai petinju tertua yang pernah menjadi juara dunia kelas menengah. Berkat rekor rekor tersebut, nama Hopkins diabadikan sebagai petinju terbaik dunia oleh majalah The Ring dan World Boxing Hall of Fame pada tahun 2001.
       Namun sayang, akhir karir bertinju Bernard Hopkins tidak berjalan mulus dimana pada pertandingan terakhirnya Hopkins mengalami kekalahan dari petinju asal Rusia Sergei Kovalev. Tapi apapun itu Bernard Hopkins tetaplah petinju hebat yang pernah dimiliki oleh Amerika Serikat dan namanya akan tetap dikenang oleh seluruh penggemar petinju sejati. Selain kehebatannya dalam bertinju, nama Hopkins juga dikenal sebagai sosok mualaf yang berdedikasi membela Islam salah satunya dibuktikan saat terjadinya peristiwa 11 September 2001. Dimana pasca kejadian tersebut kebenciaan terhadap umat Islam meningkat tajam. Di saat inilah Hopkins terang terangan membela Islam. Dalam salah satu momen, Hopkins ditanya oleh wartawan mengenai teroris dan ia pun langsung menjawab pertanyaan wartawan tersebut dengan tegas bahwa tidak semua umat Islam itu sama dengan teroris.
       Demikianlah pembahasan singkat kita tetang petinju berjulukan The Executioner atau sang algojo. Semoga pembahasan kita kali ini bermanfaat.

No comments:

Post a Comment